Artikel Terbaru

Update! Portal SSCN Akan Dibuka Hari Ini Tanggal 19 September 2018 Pada Pukul 13.00 WIB.


19 September 2018 SSCN Siap Diakses, Pelamar Dipersilakan Cermati Syarat dan Formasi Jabatan CPNS yang Dapat Dilamar 

Portal Sistem Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) (SSCN) yang memfasilitasi pendaftaran seleksi CPNS Tahun Anggaran 2018, pada 19 September 2018 dapat diakses publik. Dalam awal pembukaan portal SSCN ini, pelamar dipersilakan mendalami informasi mengenai syarat dan formasi jabatan yang sudah tertera di laman SSCN. Sementara jadwal waktu pendaftaran akan segera disampaikan kepada publik setelah BKN menerima data formasi lengkap dari Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah yang membuka rekrutmen CPNS. 

Sebagai informasi pada rekrutmen CPNS TA 2018 ini, selain membuka lowongan untuk formasi umum, Pemerintah juga membuka jalur formasi khusus bagi pelamar. Dikutip dari Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 36 Tahun 2018 Tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018, terdapat sebanyak 6 (enam) jalur khusus. 

Keenam jalur formasi khusus tersebut, terdiri dari: 1) Putra/Putri Lulusan Terbaik Berpredikat Dengan Pujian (Cumlaude); 2) Penyandang Disabilitas; 3) Putra/Putri Papua dan Papua Barat; 4) Diaspora; 5) Olahragawan Berprestasi Internasional; dan 6) Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer Kategori-II yang memenuhi persyaratan. Selain memiliki ketentuan memenuhi 9 (Sembilan) syarat dasar untuk melamar CPNS sebagaimana telah disampaikan dalam siaran pers sebelumnya, pelamar yang berminat melamar formasi khusus iini harus memenuhi sejumlah beberapa syarat.

Ketentuan dan persyaratan untuk dapat melamar CPNS melalui jalur (formasi) khusus tersebut secara rinci dijabarkan sebagai berikut: Pertama, Putra/Putri Lulusan Terbaik Berpredikat Dengan Pujian (Cumlaude) dari Perguruan Tinggi Dalam atau Luar Negeri, dengan ketentuan sebagai berikut: Formasi Lulusan Terbaik Berpredikat Dengan Pujian (Cumlaude) dikhususkan bagi putra/putri lulusan minimal jenjang pendidikan Strata 1 (S1); Calon pelamar merupakan lulusan dari Perguruan Tinggi Dalam Negeri dengan predikat dengan pujian (cumlaude) dan berasal dari Perguruan Tinggi terakreditasi A/Unggul dan Program Studi terakreditasi A/Unggul pada saat kelulusan; dan Calon pelamar dari lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri dapat mendaftar setelah memperoleh penyetaraan ijazah dan surat keterangan yang menyatakan predikat kelulusannya setara dengan angka 4) dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Pada Instansi Pusat, kebutuhan formasi jalur khusus ini akan dialokasikan paling sedikit 10 (sepuluh) persen dari total alokasi formasi yang ditetapkan. Sedangkan pada instansi Daerah instansi daerah akan dialokasikan paling banyak 5 (lima) persen dari total alokasi formasi yang ditetapkan. 

Jalur formasi khusus kedua, Penyandang Disabilitas, dengan ketentuan sebagai berikut: Calon pelamar dari penyandang disabilitas wajib melampirkan surat keterangan dokter yang menerangkan jenis/tingkat disabilitasnya. Jumlah jabatan yang disediakan untuk para pelamar melalui jalur formasi khusus penyandang disabilitas ini, pada instansi Pusat paling sedikit 2 (dua) persen dari total formasi dengan jabatan disesuaikan dengan kebutuhan pada masing-masing instansi. Sedangkan pada instansi Daerah, jumlah jabatan bagi para penyandang disabilitas ini paling sedikit 1 (satu) persen dari total formasi disesuaikan dengan kebutuhan pada masing-masing instansi. Ketiga, Putra/Putri Papua dan Papua Barat, dengan ketentuan sebagai berikut: Calon pelamar harus merupakan keturunan Papua/Papua Barat berdasarkan garis keturunan orang tua (bapak atau ibu) asli Papua, dibuktikan dengan akta kelahiran dan/atau surat keterangan lahir yang bersangkutan dan diperkuat dengan surat keterangan dari Kepala Desa/Kepala Suku. Keempat, Diaspora dengan ketentuan sebagai berikut: Diperuntukkan bagi WNI yang menetap di luar Indonesia dan memiliki Paspor Indonesia yang masih berlaku serta bekerja sebagai tenaga profesional di bidangnya yang dibuktikan dengan surat rekomendasi dari tempat yang bersangkutan bekerja minimal selama 2 (dua) tahun; Memiliki surat keterangan bebas dari permasalahan hukum yang diterbitkan oleh Kementerian Luar Negeri; Kebutuhan (formasi) jabatan Peneliti, Dosen, dan Perekayasa dengan pendidikan sekurang-kurangnya Strata 2 (S2) dan khusus untuk Perekayasa dapat dilamar dari lulusan Strata 1 (S1); Pelamar memenuhi persyaratan usia setinggitingginya 35 (tiga puluh lima) tahun saat pelamaran dan setinggi-tingginya 40 (empat puluh) tahun bagi pelamar yang memiliki kualifikasi Pendidikan S3 saat pelamaran; Pelamar tidak sedang menempuh post doctoral yang dibiayai oleh Pemerintah; dan Tidak terafiliasi pada ideology yang bertentangan dengan ideologi Pancasila. 

Jalur formasi khusus kelima, Olahragawan/Olahragawati Berprestasi Internasional. Pelamar dengan jalur ini harus memiliki prestasi nyata dengan medali, di tingkat internasional, untuk penyelenggaraan pekan olahraga yang meliputi: Minimal medali perunggu pada Olimpic dan atau Paralympic Games tahun 2016 dan atau Kejuaraan Dunia tahun 2016 yang diakui oleh federasinya; Minimal medali perak pada Asian Games dan atau Asian Para Games tahun 2014 dan atau Kejuaran Asia tahun 2014 yang diakui oleh federasinya; 3. Minimal medali emas pada Sea Games dan atau Asean Para Games tahun 2015 dan atau tahun 2017 dan atau Asia Tenggara tahun 2017 yang diakui setingkat oleh federasinya yang dibuktikan dengan piagam/sertifikat dan surat keterangan atas prestasinya yang dikeluarkan oleh lembaga/induk organisasi cabang olahraga yang berwenang dan mendapat pengesahan Menteri Pemuda dan Olahraga; serta memiliki pendidikan formal minimal Sekolah Lanjutan Tingkat Atas atau yang sederajat, yang dibuktikan dengan fotocopi sah ijazah/surat tanda tamat belajar. 

Dan keenam, Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer Kategori-II, dengan ketentuan sebagai berikut: Diperuntukkan bagi Eks Tenaga Honorer Kategori-II yang terdaftar dalam database BKN dan memenuhi persyaratan perundang-undangan sebagai Tenaga Pendidik atau Tenaga Kesehatan; Persyaratan sebagaimana merujuk pada Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014, Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2005 sebagaimana terakhir diubah dengan PP Nomor 56 

Tahun 2012 dan UU Nomor 14 tahun 2005 bagi Tenaga Pendidik, serta UU Nomor 36 Tahun 2014 bagi Tenaga Kesehatan. Selain persyaratan tersebut, pelamar dengan jalur formasi khusus Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer Kategori-II harus memenuhi persyaratan, antara lain: 1) Usia paling tinggi 35 tahun pada tanggal 1 Agustus 2018, masih aktif bekerja secara terus-menerus sampai sekarang; 2) Bagi Tenaga Pendidik minimal berijazah S1 yang diperoleh sebelum pelaksanaan seleksi Tenaga Honorer Kategori II pada tanggal 3 November 2013; 3) Bagi Tenaga Kesehatan minimal berijazah Diploma III yang diperoleh sebelum pelaksanaan seleksi Tenaga Honorer Kategori II pada tanggal 3 November 2013; 4) Memiliki tanda bukti nomor ujian Tenaga Honorer Kategori II Tahun 2013, dan 5) Memiliki Kartu Tanda Penduduk. Pelamar dengan jalur formasi khusus Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer Kategori-II yang telah diverifikasi dokumennya akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar

Jakarta, 18 September 2018 
Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN, 
Ttd 

Mohammad Ridwan 

Sumber: http://www.bkn.go.id/

Kabar Gembira! Pendaftaran CPNS Resmi Dibuka Tanggal 19 September 2018



[SIARAN PERS] 
Nomor: 021/RILIS/BKN/IX/2018 


Penerimaan CPNS 2018 Dibuka, 19 September 2018, Portal SSCN BKN Siap Diakses Pelamar 



Melalui siaran pers ini kami sampaikan bahwa penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)  Tahun Anggaran 2018 resmi dibuka. Pada Rapat Koordinasi Nasional Pengadaan CPNS oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) di Hotel Bidakara Jakarta pagi ini Kamis, (6/9/2018) telah disampaikan bahwa pendaftaran akan dibuka 19 September 2018. Total formasi yang tersedia untuk diperebutkan oleh pelamar berjumlah 238.015 yang terdiri dari 51.271 Instansi Pusat (76 Kementerian/lembaga) dan 186.744 (525 Instansi Daerah). 

Kepala BKN Bima Haria Wibisana selaku Ketua Pelaksana Seleksi Nasional CPNS menyampaikan bahwa sistem pendaftaran dan seleksi CPNS 2018 akan dilakukan secara terintegrasi melalui portal nasional via http://sscn.bkn.go.id dan tidak ada pendaftaran melalui portal mandiri oleh Instansi. Selanjutnya proses seleksi akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT BKN) baik untuk pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). 

Lebih rinci Kepala BKN menguraikan bahwa BKN mengantisipasi dengan jumlah peserta seleksi yang bisa mencapai 5 hingga 6 Juta orang dan total pelamar akan melampaui total peserta. Berdasarkan review seleksi CPNS 2017, kesulitan update data Nomor Indentitas Kependudukan (NIK) menjadi kendala terbanyak pelamar. Perihal itu BKN berharap sistem dari Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) juga siap. 

Selanjutnya untuk kesiapan lokasi tes seleksi CPNS 2018 hingga saat ini direncanakan akan dilaksanakan di 176 titik lokasi yang terdiri dari Kantor BKN Pusat, 14 Kantor Regional BKN dan 14 Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, fasilitas mandiri dan kerjasama dengan Pemerintah Daerah. Untuk update persiapan pendaftaran CPNS 2018, tim SSCN BKN dan admin masing-masing Instansi sedang menginput seluruh formasi. 

Dengan demikian web sscn.bkn.go.id akan difungsikan setelah semua K/L/D memasukkan formasi dan persyaratan pelamaran. Proses ini akan memakan waktu sampai dengan 18 September 2018. Perihal syarat administrasi pendaftaran, Kepala BKN mengimbau seluruh Instansi penerima CPNS 2018 agar memberikan persyaratan yang wajar dan tidak menyusahkan masyarakat pelamar. Persyaratan seperti akreditasi dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) harus disesuaikan dengan indeks prestasi di wilayah masing-masing. 


Jakarta, 6 September 2018 
Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN, 

Ttd 
Mohammad Ridwan

BKN: Dokumen "Format dan Susunan Persyaratan Pemberkasan CPNS Dari Tenaga Honorer" HOAKS

Sebelumnya dokumen "Format dan Susunan Persyaratan Pemberkasan CPNS Dari Tenaga Honorer" telah beredar melalui sosial media whatsapp, facebook, twitter. 

Melalui facebook resminya Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia (BKN RI) Tanggal 8 April 2018 menyampaikan bahwa:
#SobatBKN, BKN tidak pernah membuat dokumen "Format dan Susunan Persyaratan Pemberkasan CPNS Dari Tenaga Honorer ..." spt di bawah ini.
Ini bukan produk BKN, jangan sampai tertipu ya.
#BKNSemangatUntukNegeri#BasmiHoaks


Semoga bermanfaat!

Pengumuman Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang CPNS Ristekdikti Tahun 2017


Berikut kami sampaikan jadwal, tempat dan tata tertib pelaksanaan seleksi bidang Pengadaan CPNS jabatan fungsional Auditor Inspektorat Jenderal Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Tahun 2017

Lampiran berkas:
Sumber: http://cpns.ristekdikti.go.id

Kabar Gembira! Tahun 2018 Penerimaan CPNS Daerah Akan Dibuka Secara Nasional

ASN
Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) daerah akan dibuka secara nasional tahun depan, kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur. 

"Tahun depan kita buka, tahun 2018, untuk daerah, per kabupaten dan provinsi," kata Asman yang ditemui seusai acara Sosialisasi dan Konsultasi Pembentukan Jaringan Inovasi Pelayanan Publik Sulawesi Selatan dan Implementasi LAPOR! SP4N di Sulawesi Selatan, di Makassar, Jumat.

Penerimaan CPNS, kata dia, akan disesuaikan dengan usulan bupati dan gubernur sesuai dengan kompetensi bidang apa saja yang ingin dikembangkan di daerah.

"Jangan bidang pertanian misalnya yang ingin kita kembangkan, tetapi tidak punya pegawai di bidang pertanian," ujarnya.

Asman berharap Pemda dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) benar-benar mengkaji kebutuhan pegawainya dengan baik sebelum mengusulkan formasi yang dibutuhkan.

Sementara terkait jumlah CPNS yang akan diterima, Asman mengatakan sedang memperhitungkan jumlah penerimaan yang sesuai dengan kemampuan keuangan negara.

"Termasuk salah satu syarat, pemerintah daerah belanja pegawainya tidak boleh lebih dari 50 persen," katanya.

Ia juga berharap perekrutan CPNS daerah ini dapat dilakukan secepatnya.

"Lebih cepat lebih bagus," pungkasnya.

Sumbar: https://www.antaranews.com/berita/663989/penerimaan-cpns-daerah-dibuka-secara-nasional-2018

Pengumuman Hasil Akhir Kelulusan Seleksi CPNS Kemenkumham Tahun 2017


PENGUMUMAN
  • Kelengkapan Administrasi Pemberkasan Ulang : 
  1. Surat Pernyataan 5 Poin klik disini
  2. Contoh Surat Lamaran klik disini
  3. Form Daftar Riwayat Hidup klik disini
  4. Surat Pernyataan 2 Poin klik disini
  • Pengumuman Kelulusan Hasil Akhir Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Lingkungan Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia Tahun Anggaran 2017 Bagi Peserta Dengan Kualifikasi Pendidikan Dokter Umum dan Sarjana dapat di unduh disini
  • Pengumuman Kelulusan Hasil Akhir Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Lingkungan Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia Tahun Anggaran 2017 Bagi Peserta Dengan Kualifikasi Pendidikan SLTA Sederajat dan Diploma III dapat di unduh disini
Sumber: CPNS KEMENKUMHAM

Siap-Siap! Besok Hasil Kelulusan CPNS Kemenkumham Akan Diumumkan...


Kabar untuk Anda yang mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia atau CPNS Kemenkumham.

Nama-nama peserta yang lolos seleksi akhir akan diumumkan pada 9-10 November 2017.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Provinsi Jambi, Bambang Palasara, mengatakan hasil seleksi untuk 342 formasi lokal dengan kualifikasi tingkat pendidikan SLTA segera keluar.

"Untuk kualifikasi tingkat pendidikan SLTA ada 342 formasi. Rencananya 9 atau 10 November 2017. Kalau untuk kualifikasi S-1, termasuk dokter spesialis, ada kemungkinan pengumuman bareng itu juga," ujarnya, via telepon seluler, Selasa (7/11).

Hasil seleksi itu hanya akan meloloskan 1/3 dari peserta yang lolos di tahap sebelumnya. Sementara itu 2/3 peserta dipastikan tidak lolos. Artinya, dari 1.028 orang peserta yang lolos di tahap sebelumnya, gugur sekira 684 orang. "Yang pasti 2/3 nya nanti hilang," kata Bambang.

Pengumuman hasil seleksi CPNS Kemenkumham nanti bisa diakses di situs yang sama seperti saat pendaftaran, yaitu http://cpns.kemenkumham.go.id/. Bambang belum mengetahui secara pasti awal waktu pengumuman mulai diakses.

"Pukul berapa, belum tahu. Yang jelas antara 9-10 November, di alamat situs yang sama pada saat pendaftaran dulu. Semua tahap dan syarat ada dijelasin di sana detail biasanya," tuturnya.

Sumber: http://jambi.tribunnews.com/2017/11/07/ingat-besok-9-10-november-pengumuman-cpns-kemenkumham-jambi-buka-situs-ini

Pelamar CPNS Harus Waspadai Tes Tahap Wawancara


Jakarta - Pengamat kebijakan pelayanan publik Universitas Indonesia (UI) Lina Miftahul Jannah mengakui pelaksanaan tes CPNS tahun ini lebih baik ketimbang periode-periode berikutnya.

’’Satu insiden di Kemenkeu itu sebenarnya tidak perlu terjadi jika panitinya lebih teliti,’’ tuturnya. Seperti teliti menyajikan data kelulusan yang tidak didasarkan urut abjad nama, tetapi skor ujian.

Kepala Unit Penjaminan Mutu dan Satuan PEngawas Internal Fakultas Ilmu Administrasi UI itu mengatakan setiap digelar seleksi CPNS, selalu muncul dugaan kecurangan, suap, atau jual beli kursi.

Menurutnya potensi seperti ini masih ada di tes CPNS 2017. ’’Bedanya kalau dahulu banyak pintu yang berpotensi untuk praktik curang, sekarang ini semakin sedikit,’’ jelasnya.

Dia menuturkan dengan digelar berbasis komputer, kecurangan saat ujian tulis hampir kecil terjadi. Sebab tidak ada lagi isu jual beli kunci jawaban, lembar soal ujian, dan sejenisnya.

Yang perlu diantisipasi oleh panita, menurut Lina adalah, pelaksanaan tes wawancara. Dia mengatakan seleksi wawancara itu sangat didominasi unsur subjektif ketimbang objektifnya.

Sehingga tes wawancara sampai saat ini masih menjadi pintu potensi terjadinya kecurangan, kong-kalikong, dan sejenisnya.

Untuk itu dia berharap panitia seleksi memilih pewawawancara yang benar-benar bebas dari konflik kepentingan.

’Tetapi mencari orang seperti itu susah,’’ jelasnya. Menurutnya perlu ada pengawasan yang ekstra dalam proses seleksi CPNS berbasis wawancara itu.

Terkait dengan banyaknya pelamar CPNS, Lina menuturkan sebuah hal yang lumrah. Apalagi tes CPNS terakhir digelar 2014 lalu. Selain itu, tahun ini tes CPNS digelar untuk instansi pusat.

Hanya ada satu pemda, yakni Pemprov Kalimantan Utara, yang juga membuka lowongan CPNS baru. Dengan instansi yang terbatas itu, Lina menuturkan otomatis jumlah pelamar tahun ini membludak.

Lina juga menyinggung soal integritas dan komitmen melayani masyarakat dengan baik oleh para CPNS baru.

Dia menegaskan lulus menjadi CPNS bukan berarti sudah mencapai titik aman. Lina berharap proses prajabatan dari CPNS menjadi PNS, benar-benar dilakukan dengan standar khusus. ’’Sehingga prajabatan untuk menjadi PNS tidak sekedar formalitas,’’ tuturnya.

Selama satu tahun sebelum mengikuti prajabatan, pimpinan instansi atau unit, sebaiknya mengawasi kinerja CPNS dengan maksimal.

Sehingga nanti bisa keluar penilaian yang bisa mengukur standar kompetensinya. Apakah seseorang yang lolos menjadi CPNS itu layak untuk diangkat menjadi PNS. Lina juga mengatakan di setiap jenjang kenaikan pangkat, juga harus berbasis kinerja.

Di dalam tes CPNS tahun ini pemerintah juga membuka jalur khusus. Yakni untuk pelamar dari Papua dan Papua Barat, lulusan cumlaude, serta penyandang disabilitas.

Menurut Lina kebijakan afirmasi seperti itu tidak menyalahi aturan. Sebab sudah diatur dalam UU tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

’’Bahkan menurut saya afirmasinya tidak hanya untuk Papua dan Papua Barat,’’ jelasnya. Lina mengatakan anak-anak dari Aceh, yang juga jauh dari Jakarta atau Jawa, bisa diusulkan juga dibuka formasi khusus. Namun sebelum ditetapkan, harus diawali kajian yang matang. (wan/jun/ang)

Statistik CPNS 2017

Kuota
Kemenkumham 17.526
Mahkamah Agung 1.684

Pelamar
Kemenkumham 1.116.138
Mahkamah Agung 30.715

Kuota
60 Instansi pusat 17.428
Pemprov Kalimantan Utara 500
Pelamar 1.295.925

Instansi paling banyak pendaftar
  1. Kemendikbud (kuota 300): pelamar 144.779
  2. Kemenkeu (kuota 2.880): pelamar 123.606
  3. Kemenkes (kuota 1.000): pelamar 107.951
  4. Kejagung (kuota 1.000): pelamar 69.393
  5. Kemenhub (kuota 393): pelamar 65.276
Sumber: BKN
https://www.jpnn.com/news/waspadai-tes-cpns-tahap-wawancara

Pengumuman Hasil SKD dan Jadwal Pelaksanaan Psikotes CPNS Kementerian Keuangan Tahun 2017

Hasil Seleksi Kompetensi Dasar Dan Pelaksanaan Psikotes Dalam Rangka Rekrutmen CPNS Di Lingkungan Kemenkeu Tahun 2017

Downlaod file:

Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2017


Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2017



Sumber: cpns.kaltaraprov.go.id

Inilah Jadwal dan Lokasi SKD CPNS Kemenristekdikti Tahun 2017



Menindaklanjuti Keputusan Panitia Seleksi Pengadaan CPNS Nomor 4683/A.A2/KP/2017 tanggal 26 Oktober 2017 tentang Pengumuman Susulan Hasil Seleksi Administrasi Pengadaan CPNS Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Tahun Anggaran Tahun 2017 bersama ini kami sampaikan jadwal dan lokasi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi pelamar sebagaimana tersebut dalam lampiran pengumuman ini. Peserta dapat mencetak kartu tanda peserta seleksi pada laman cpns.ristekdikti.go.id dengan melakukan login terlebih dahulu sesuai dengan usemame dan password masing-masing.

Lampiran berkas:

Kabar Gembira! Rekrutmen CPNS Daerah Akan Dimulai Awal 2018


GORONTALO - Pemerintah akan melakukan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) daerah pada 2018 mendatang. Tak terkecuali di Provinsi Gorontalo.

Rekrutmen CPNS itu akan mulai dilakukan awal 2018. Langkah itu dilakukan menyusul pencabutan moratorium penerimaan CPNS, seiring dibukanya penerimaan pegawai di sejumlah kementerian/lembaga serta satu pemerintah daerah pada 2017.

Rencana perekrutan CPNS daerah pada 2018 disampaikan Sekretaris Kemenpan RB, Dwi Wahyu Atmaji, saat menerima rombongan konsultasi DPRD dan Pemprov Gorontalo terkait penyusunan RPJMD 2017-2022, di kantor Kemenpan RB, kemarin.

“Awal 2018, ada formasi CPNS untuk pemerintah daerah,” ungkap Dwi Wahyu Atmaji.

Terkait dengan rencana itu, Kemenpan RB telah menugaskan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk melakukan audit kepegawaian di daerah.

Audit ini diperlukan agar Kemenpan RB memiliki data konkret dan rill soal tambahan kebutuhan pegawai di masing-masing daerah. “Kurangnya dimana? Kalau memang kurang guru, guru mata pelajaran apa?,” jelasnya.

Dwi Wahyu Atmaji mengatakan, langkah Kemenpan RB mengaudit kepegawaian karena pihaknya kerap mendengar bahwa keluhan soal kurangnya CPNS di satu daerah bukan karena tak ada PNS.

Tapi karena PNS tidak mau bertugas dan hanya memerintahkan tenaga honor untuk menggantikan tugas PNS yang bersangkutan.

“Kita dengar ada guru PNS yang tidak ngajar. Tapi yang mengajar hanya tenaga honorer,” jelasnya.

Dwi Wahyu Atmaji menyatakan, berdasarkan hasil audit BKN, Kemenpan RB bisa saja menetapkan formasi CPNS untuk pemerintah daerah tidak serentak.

Siapa daerah yang sudah lebih dulu memiliki data akurat kebutuhan pegawai, maka formasi untuk daerah itu akan dikeluarkan lebih awal. “Jadi nanti penerimannya bisa bergelombang. Bisa jadi ada tiga gelombang,” jelasnya.

Anggota DPRD Gorontalo Sun Biki menyambut gembira kabar ini. Menurutnya, kebijakan moratorium CPNS yang sudah diberlakukan sekitar 7 tahun memang menyulitkan pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan pegawai.

“Jadi penegasan Kemenpan ini tentu akan membantu persoalan daerah untuk memenuhi kebutuhan pegawai,” jelasnya.

Untuk pemerintah provinsi Gorontalo, Sun Biki mengemukakan, ada beberapa sektor yang mengalami kekurangan pegawai sehingga mempengaruhi kualitas pelayanan bagi masyarakat.

Misalnya kurangnya tenaga kesehatan seperti dokter dan perawat. Kondisi ini tentu berpengaruh terhadap pemerataan kualitas pelayanan kesehatan.

“Maka saran saya usulan formasi CPNS untuk provinsi Gorontalo salah satunya perlu diarahka bagi pemenuhan tenaga kesehatan,” pungkasnya.

Sumber: https://www.jpnn.com/news/rekrutmen-cpns-daerah-dimulai-awal-2018

Pengumuman Hasil CPNS Kemenkeu Tahun 2017 Diundur

https://rekrutmen.kemenkeu.go.id/RekrutmenCPNS2017/#/Pengumuman

Jakarta - Pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk mengisi berbagai jabatan di Kementerian Keuangan sepertinya harus bersabar menanti hasil pengumuman hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Dalam pengumuman bernomor PENG-11/PANREK/2017, disampaikan bahwa jadwal pengumuman hasil SKD yang sedianya diumumkan pada tanggal 26 Oktober 2017 diundur.

"Hasil SKD akan diumumkan kemudian oleh Panita Pusat Rekrutmen CPNS di Lingkungan Kementerian Keuangan Tahun Anggaran 2017 melalui portal https://rekrutmen.kemenkeu.go.id," tulis pihak Kemenkeu yang dikutip detikFinance, Kamis (26/10/2017).

"Pelamar diminta agar selalu memantau website dimaksud untuk melihat pengumuman selanjutnya," tulis Kemenkeu lagi.

Kemenkeu membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebanyak 2.880 orang. Besaran kebutuhan CPNS tersebut dilakukan untuk menutupi kekurangan pegawai Kementerian Keuangan yang dalam beberapa tahun terakhir dan yang akan datang memasuki masa pensiun.

Sebanyak 2.880 CPNS akan disebar ke berbagai unit kerja di lingkungan Kementerian Keuangan. Formasi 2.880 CPNS Kementerian Keuangan ditawarkan untuk tiga jenjang pendidikan, Dploma III, Sarjana (S1), Magister (S2).

Kriteria pelamar CPNS terbagi menjadi empat bagian, yaitu lulusan terbaik (cum laude), disabilitas, putra-putri Papua dan Papua Barat, serta golongan Umum.

Sumber:  https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/3701881/pengumuman-hasil-seleksi-cpns-kemenkeu-diundur

Revisi Pengumuman Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ANRI Tahun 2017


Hasil Seleksi Administrasi Penerimaan Calon Pegawai Negeri SIpil (CPNS) Arsip Nasional Republik Indonesia Tahun Anggaran 2017 dapat dilihat di sini

*Bersama ini kami sampaikan hasil revisi pengumuman Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ANRI tahun 2017 No: KP.02.00/6/2017, lampiran dapat dilihat di SINI

*PENGUMUMAN, tentang jadwal pelaksanaan tes kompotensi dasar melalui Computer Assisted Test (CAT) bagi peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Arsip Nasional Republik Indonesia tahun anggaran 2017

Seleksi Kompetensi Dasar akan dilaksanakan di :

1. Jakarta

Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat
Jl. Letjen Sutoyo No. 12, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur

2. Banda Aceh

Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional XIII
Jl. Bandara Sultan Iskandar Muda KM 11 Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar.

Untuk Informasi lebih lanjut bisa dilihat di SINI

Sumber: http://www.anri.go.id

Informasi Persiapan Bagi Peserta SKD CPNS Kemdikbud Tahun 2017



Dikutip dari laman resmi CPNS kemdikbud:
Berkenaan dengan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar, kami harapkan setiap peserta Seleksi Kompetensi Dasar dapat mempersiapkan diri (membawa makanan dan minuman serta obat-obatan) dengan sebaik-baiknya agar dapat mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan.

Sumber: https://cpns.kemdikbud.go.id/pengumuman/persiapan-bagi-peserta-seleksi-kompetensi-dasar/index.html 

Penundaan Pengumuman Hasil SKD CPNS Kementerian Badan Usaha Milik Negara Tahun 2017




PENGUMUMAN

NOMOR: PENG-05/PANSELCPNS.MBU/2017
TENTANG
PENUNDAAN PENGUMUMAN PESERTA YANG DINYATAKAN LULUS
SELEKSI KOMPETENSI DASAR
PELAKSANAAN SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL
KEMENTERIAN BUMN REPUBLIK INDONESIA TAHUN ANGGARAN 2017

Download file pdf : PengumumanPenundaanHasilSKD.pdf

Pengumuman peserta yang dinyatakan lulus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Badan Usaha Milik Negara akan diumumkan lebih lanjut setelah penetapan resmi oleh Panitia Seleksi Nasional (PANSELNAS).


Jakarta, 23 Oktober 2017
Sekretaris Kementerian BUMN
Selaku Ketua Panitia Seleksi


ttd
Imam Apriyanto Putro

Sumber: http://bumn.go.id/berita/1-Penundaan-Pengumuman-Hasil-SKD-CPNS-Tahun-2017

Inilah Rincian Tes Fisik di Seleksi CPNS Kemenkumham 2017


Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2017 di Mahkamah Agung dan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) bakal digelar mulai awal Agustus. Ada beberapa seleksi agar bisa lolos menjadi PNS. Seleksi tersebut antara lain seleksi adminstrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Kepala Bagian Komunikasi Publik Kementerian PANRB, Suwardi mengatakan, telah diumumkan oleh Panitia Seleksi CPNS Kementerian Hukum dan HAM, untuk pelamar dari lulusan SLTA sederajat, khususnya untuk penjaga tahanan, dalam Seleksi Kompetensi Bidang akan dilakukan dengan kesamaptaan.

"Apa itu tes kesamaptaan? Tes kesamaptaan adalah salah satu tahap seleksi hampir sama dengan melakukan tes fisik atau tes kesehatan yang diikuti calon pelamar. Kesamaptaan berasal dari kata samapta yang memiliki arti ready atau prepared atau bisa juga diartikan kesiapan fisik," jelas dia seperti dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (18/7/2018).

Tes kesamaptaan terdiri dari beberapa jenis. Diantaranya seperti lari, push up, sit up, pull up dan chining, dan shuttle run.Untuk lari, biasanya dilakukan selama 12 menit bagi pria dengan minimal jarak tempuh 1.200 meter. Sedangkan untuk wanita lari lebih lama 2 menit yakni 14 menit dengan minimal jarak tempuh 1.200 meter.

Selanjutnya, push up. Push up dilakukan untuk mengetahui daya tahan lengan bagian luar. Standar push up untuk Laki-Laki antara 35 sampai 40 kali, dan standar push up untuk wanita antara 30 sampai 35 dengan waktu biasanya 1 menit.

"Sit Up adalah gerakan duduk kemudian bangun. Tes ini bertujuan untuk mengetahui daya tahan serta fleksibilitas otot perut. Standar untuk Laki-Laki 35-40 kali, standar untuk wanita 30 kali dengan waktu 1 menit," tambah dia.

Adapun untuk pull up, pull up dilakukan untuk mengetahui kekuatan otot lengan. Pull up adalah gerakan dengan cara seperti bergantung pada tiang horizontal kemudian menarik badan ke atas sampai dagu melewati tiang itu dan kembali turun sampai tangan lurus dengan standar untuk laki-laki 10 kali.

Yang terakhir adalah shuttle run. Shuttle run adalah lari membentuk angka 8. Lari dengan kecepatan penuh (sprint) melewati 2 patok besi yang berjarak kurang lebih 10 meter dengan titik awal sebelah kanan patok belakang.

Setelah ada aba-aba peluit, anda lari dari titik awal itu menuju sebelah kiri patok depan kemudian memutari patok itu sampai berada di sebelah kanan patok depan, setelah itu lari kembali ke patok belakang sebelah kiri, memutari patok itu sampai berada di sebelah kanan patok belakang kembali.

Lari membentuk angka 8 itu dilakukan sebanyak 3 kali putaran dan dicatat waktu tercepatnya dan ingat, harus dilakukan dengan kecepatan penuh agar nilainya bagus. Tes ini untuk mengukur akselerasi dan kelincahan tiap peserta. Upayakan waktu yang diperlukan tidak lebih dari 20 detik.

Sumber berita: http://bisnis.liputan6.com/read/3026008/ada-tes-fisik-di-seleksi-cpns-2017-kemenkumham-ini-rinciannya

Inilah Formasi CPNS Daerah yang Dibutuhkan Di Tahun 2017


Keran penerimaan CPNS 2017 sudah dibuka lagi. Namun, penetapan kebutuhan secara nasional pada 2017 minus growth.

Selain harus memenuhi berbagai kriteria, pengadaan CPNS tahun ini diprioritaskan untuk pegawai yang mendukung program Nawacita.

Sesuai dengan Peraturan MenPAN-RB No. 20/2017 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2017, penetapan kebutuhan pegawai untuk setiap instansi pemerintah harus memerhatikan beberapa hal.

Kriteria itu antara lain arah/rencana strategis pembangunan, mandat organisasi, jumlah PNS yang memasuki batas usia pensiun, jumlah PNS yang ada, rasio belanja pegawai dalam APBD, karakteristik/potensi daerah, serta daerah otonomi baru.

Sedangkan prioritas jabatan dalam pengadaan CPNS, untuk instansi pusat adalah jabatan fungsional dan teknis lain yang merupakan tugas inti (core business) dari instansi dan mendukung nawacita serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

“Untuk pemerintah daerah diprioritaskan untuk guru, dokter, perawat, serta jabatan-jabatan yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur,” ujar Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Setiawan Wangsaatmadja di Jakarta, Senin (17/7).

Khusus untuk instansi pusat, lanjut Setiawan, dialokasikan formasi untuk putra/putri lulusan terbaik (cumlaude/dengan pujian) dari Perguruan Tinggi paling kurang 10 persen dari total alokasi formasi yang ditetapkan.

Namun perguruan tinggi harus terakreditasi A/Unggul dan Program Studi terakreditasi A/Unggul pada saat lulus dan dibuktikan dengan keterangan lulus cumlaude/pujian pada ijasah atau transkrip nilai.

Selain itu, juga dialokasikan untuk penyandang disabilitas dengan kriteria yang ditetapkan oleh masing-masing instansi sesuai dengan kebutuhan jabatan.

Instansi pusat juga diwajibkan mengalokasikan dari putra/putri Papua dan Papua Barat, yakni mereka yang menamatkan pendidikan SD, SMP, dan SMU di wilayah Papua dan Papua Barat, atau berdasarkan garis keturunan orang tua (bapak) asli Papua.

"Jika kebutuhan jabatan tersebut tidak terpenuhi dari ketiga kriteria di atas bisa dipenuhi dari pelamar lain yang mendaftar pada jabatan yang bersesuaian dan memenuhi nilai ambang batas berdasarkan peringkat," terang Setiawan.(esy/jpnn)

Link berita: http://www.jpnn.com/news/simak-formasi-cpns-daerah-yang-dibutuhkan-tahun-ini

Kalimantan Utara Akan Buka Seleksi Penerimaan CPNS Bulan Oktober 2017


Harapan Kalimantan Utara (Kaltara) untuk mendapat tambahan Aparatur Sipil Negara (ASN) akhirnya terpenuhi. Tahun ini, pemerintah melalui Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) menyetujui rekruitmen Calon ASN atau yang sebelumnya disebut Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara.

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengungkapkan, tahapan seleksi penerimaan Calon ASN dijadwalkan bakal mulai dibuka pada Oktober tahun ini.“Kepastian ini, setelah sebelumnya kami melakukan audensi dengan Menpan-RB dan ditindaklanjuti pertemuan teknis oleh BKD (Badan Kepegawaian Daerah) dengan pihak Kemenpan-RB di Jakarta pada 7 Juli lalu,” kata Gubernur.

Gubernur mengatakan, dari laporan kepala BKD Kaltara, dalam pertemuan saat itu tengah membahas persiapan kualifikasi dan jenis jabatan yang akan diseleksi.“Alhamdulillah, Kaltara termasuk provinsi yang akan melaksanakan rekrutmen CPNS (Calon ASN, Red.) tahun ini bersama 2 provinsi yang lain. Yaitu Papua Barat dan Papua,” ujar Gubernur, Selasa (11/7).

Saat ini, imbuhnya, tengah dibahas mengenai proses seleksi, kepanitiaan, dan lainnya. “Untuk formasinya apa saja, masih menunggu kepastian dari Kemenpan-RB. Sekarang masih dalam tahap proses persiapan,” ulas Gubernur.

Untuk diketahui, berdasarkan informasi dari BKD Kaltara, kebutuhan pegawai Pemprov Kaltara sampai saat ini mencapai 2.300 orang. Kebutuhan tersebut merupakan rangkuman kebutuhan sejak 2015.

Sebelumnya, pada 2014 Pemprov Kaltara, mendapatkan tambahan pegawai 291 hasil seleksi dari 300 kuota yang diberikan Pemerintah Pusat). Saat ini, lanjut Irianto, Pemprov Kaltara masih membutuhkan banyak tenaga tata kelola pemerintahan berbasis keuangan yang baik. Termasuk pula penguatan pelaksanaan urusan wajib dan urusan pilihan pemerintahan daerah, serta status daerah sebagai provinsi perbatasan. “Usulan kita saat ini sebanyak 2.300 yang dirinci dalam jabatan-jabatan fungsional,” jelas Gubernur.

Tahun lalu, Kemenpan-RB memberi kuota formasi kepada Pemprov Kaltara sebanyak 500 formasi. Namun pelaksanaan seleksi urung dilaksanakan lantaran masih ditahan oleh Kemenpan-RB. “Alhamdulillah melalui upaya kita dengan melakukan komunikasi ke pusat, baik secara langsung menyampaikan ke Presiden maupun dengan Menpan-RB, akhirnya disetujui. Insya Allah tahun ini akan ada 500 formasi. Tapi secara pastinya nanti menunggu keputusan resminya dari Kemenpan,” tegas Irianto. Informasi terakhir diperoleh, surat resmi Kemenpan-RB akan turun pada 19 Juli ini.

Mengenai kesiapannya, Gubernur memastikan Pemprov Kaltara sudah cukup siap menggelar seleksi penerimaan Calon ASN, baik dari segi penjadwalan maupun kesiapan teknologi informasi. Pada intinya kita siap baik dari pendanaan maupun peralatan. Di laboratorium CAT (Computer Assisted Test), oleh BKD sudah menambah perangkat komputer dari 40 menjadi hampir 100 unit,” tutupnya.

Sumber: https://www.kaltaraprov.go.id/newsview/2437/seleksi.penerimaan.cpns.dibuka.oktober.2017.html

Tes CPNS Tahun 2017 Lebih Sulit Dari Tahun-tahun Sebelumnya, Ini Alasannya...


Para pelamar formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mulai mempersiapkan diri berlatih soal-soal untuk menghadapi tes seleksi kompetensi dasar (SKD) yang menggunakan sistem Computer Assisted Tes (CAT).

Selain tiga kelompok soal yang dihadapi para pelamar juga harus melakukan tes uji Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).


Melalui Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Nomor 20/2017 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2017, pemerintah menetapkan tiga kelompok materi soal SKD.


Ketiga kelompok soal yang dimaksud adalah Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Ternyata belum selesai sampai di situ. Sebab untuk lulus tes masih harus mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

"Ini berbeda dengan seleksi beberapa tahun lalu, yang tidak mengharuskan dilakukan SKB," tegas Kabag Komunikasi Publik Kementerian PAN-RB Suwardi kepada JawaPos.com, Kamis (13/7).

Suwardi mengatakan, agar lolos ke tahapan berikutnya, peserta seleksi harus lolos atau ambang batas (passing grade) yang akan ditetapkan dengan Peraturan Menteri PANRB.

Berdasarkan Permen PAN-RB Nomor 20/2017 tersebut, materi Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) ditetapkan oleh instansi pembina jabatan fungsional.

Sedangkan materi seleksi untuk jabatan pelaksana ditetapkan oleh instansi yang membidangi urusan jabatan pelaksana yang dimaksud.

"Tetapi kalau instansi pembina jabatan fungsional atau instansi yang membidangi urusan jabatan pelaksana belum siap menyusun materi SKB, maka penyusunannya dilakukan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian instansi yang melakuan pengadaan CPNS," jelasnya.

Materi SKB selanjutnya dikoordinasikan dan diintegrasikan ke dalam sistem CAT Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Suwardi juga menambahkan, tidak seluruh peserta yang lolos passing grade bisa mengikuti SKB. Jumlah peserta yang dapat mengikuti seleksi kompetensi bidang paling banyak 3 (tiga) kali jumlah kebutuhan pada masing-masing jabatan berdasarkan peringkat nilai seleksi kompetensi dasar.

LKB dilakukan menggunakan CAT dan dapat ditambah dengan tes lainnya sesuai dengan kebutuhan jabatan.

Pelaksanaan CAT menggunakan fasilitas komputer dan penunjang lain yang disiapkan BKN dan atau menggunakan fasilitas komputer dan penunjang yang dikelola Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Selain itu dimungkinkan pula menggunakan fasilitas mandiri yang disiapkan oleh instansi di bawah koordinasi BKN.

Sumber: http://www.jawapos.com/read/2017/07/13/144113/lolos-seleksi-cpns-tahun-2017-lebih-rumit-ini-penyebabnya